Archives

Categories

4 Langkah Proses Produksi Musik Untuk Membuat Lagu Ciptaan Sendiri

Proses produksi musik untuk membuat lagu ciptaan sendiri dari musisi amatir sampai musisi profesional memiliki konsep dan implementasi yang sama.

Proses pembuatan lagu bisa dibuat sendiri oleh satu orang saja ataupun oleh banyak orang yang memiliki tugas masing-masing seperti membuat lirik, membuat melodi lagu, mengarasemen lagu, melakukan perekaman, mixing dan proses master.

4 Langkah Memproduksi Lagu Cipataan Sendiri

Dari semua proses tersebut ada 4 langkah membuat lagu ciptaan sendiri yang harus kamu tempuh agar menghasilkan lagu yang siap untuk di publish atau dijual.

Untuk lebih memahami proses pembuatan dan produksi sebuah lagu, pada artikel kali ini kami ingin berbagi tentang proses serta tahapan dalam membuat lagu yang lengkap.

Melalui artikel ini Kami akan menunjukkan proses tahapan utama dalam produksi musik (Music Production) untuk menciptakan produk musik yang sukses .

1. Menulis Lirik dan Membuat Melodi untuk Membuat Lagu

Langkah awal untuk membuat lagu adalah menulis lirik dan membuat melodi lagu. Dulu musisi ketika ingin membuat lagu baru akan menuliskan notasi terlebih dahulu sambil bermain piano. Kemudian membuat harmoni dan mengarasemen musik.

Tetapi saat ini, seorang musisi tidak perlu membutuhkan banyak pengetahuan dan keterampilan bermusik. Karena saat ini sudah banyak aplikasi perekaman yang bisa digunakan di komputer maupun smartphone.

Sehingga dapat membantu musisi untuk langsung melakukan perekaman musik. Jadi saat ini kita ketika memiliki ide membuat lagu bisa langsung mewujudkannya dengan menggunakan aplikasi produksi musik.

Kita cukup memasukan notasi musik yang telah dibuat ke dalam aplikasi perekaman tersebut, dan secara otomatis musik akan dihasilkan berdasarkan instrumen yang kita inginkan.

Agar dapat membuat lagu menjadi karya yang baik, seorang musisi harus mengetahui beberapa hal berikut :

  • Nada suara pada lagu membantu mengekspresikan perasaan.
  • Memiliki pengetahuan tentang berbagai genre musik, sehingga membuat kamu memiliki kemampuan mengarang lagu yang beragam dan menciptakan warna musik baru dan unik.
  • Tulislah lirik lagu dengan memperhatikan kosakata, sajak, elemen puitis, bahasa dan rima dan unsur lirik lainnya sehingga dapat menciptakan lirik yang indah dan bermakna.
  • Memiliki pengetahuan tentang teknik vokal, sehingga kamu dapat menempatkan lirik sesuai dengan notasi melodi yang telah dibuat.

2. Harmonisasi dan Aransemen Lagu

Harmonisasi (harmoni) merupakan proses pemilihan nada atau not-not musik dibunyikan secara bersamaan dengan melodi lagu untuk menciptakan hubungan yang harmonis antar not.

Serta meningkatkan melodi sekaligus mengekspresikan emosi/perasaan ataupun pesan yang ingin disampaikan pada lagu tersebut.

Aransemen/Instrumenisasi merupakan kombinasi dari banyak instrumen yang digunakan untuk membuat lagu agar menghasilkan harmonisasi yang efektif.

Jika harmonisasi adalah pemilihan akord yang cocok, selaras dengan emosi/perasaan, nuansa melodis serta lirik lagu. Maka aransemen merupakan pemilihan alat musik dengan ciri dan warna tertentu.

Dalam melakukan harmonisasi sebuah lagu, bagian yang terpenting yaitu menyusun komposisi lagu (Arrangement).

Saat membuat lagu kamu harus menganggap lagu seperti sebuah cerita yang diceritakan melalui sebuah nyanyian. Saat membuat lagu ada struktur umum yang biasa digunakan pada sebuah lagu, yaitu :

  • Intro
  • Verse 1
  • Chorus 1
  • Interlude
  • Verse 2
  • Chorus 2

Aspek lain dari tahap Harmonisasi yang juga harus kamu ketahui adalah Sound Design. Artinya nada yang sama tetapi dimainkan oleh instrumen musik yang berbeda akan menghasilkan nada nada yang berbeda.

Begitulah cara kamu dapat memahami suara instrumen yang berbeda. Karena timbre dihasilkan bergantung pada mekanisme suara instrumen tersebut.

3. Perekaman (Recording) dan Mixing (Mixing & Mastering)

Recording merupakan proses penyimpanan penampilan instrumen atau vokal untuk masuk ke proses pemotongan, penyuntingan, dan penambahan efek.

Sebelum adanya teknologi komputer, perekaman dilakukan menggunakan pita magnetik (Tape Recording), tetapi saat ini dengan munculnya aplikasi pembuat musik profesional seperti Cubase.

Siapa pun yang memiliki laptop atau komputer, mikrofon, dan sound card dapat mulai merekam setelah membuat lagu sendiri.

Selain itu, dengan munculnya instrumen virtual (Instrument Virtual – juga dikenal sebagai VST) yang sering dipasang di DAW atau dibeli secara eksternal, simulator ini dapat mensimulasikan suara semua instrumen musik.

Dari instrumen tradisional hingga synth, kamu hanya perlu menghubungkan ekstra MIDI Keyboard untuk dapat memainkan dan merekam semua instrumen dalam satu mix satu per satu.

Selain itu bagian yang penting lainnya adalah menyiapkan penyanyi. Jika di atas panggung penyanyi adalah idola dan menjadi pusat perhatian. Tetapi dalam proses produksi musik, penyanyi hanya berkontribusi pada tahap akhir.

4. Publikasikan Hasil Rekaman

Setelah kamu melewati tahapan menulis lagu, membuat melodi, melakukan harmonisasi dan aransement, dan melakukan recording.

Maka tahap terakhir yang kamu lakukan setelah membuat lagu ciptaan sendiri adalah mempublikasikan dan mempromosikannya.

Itulah tadi 4 langkah proses produksi musik untuk membuat lagu ciptaan sendiri agar bisa menjadi sebuah karya musik yang diakui dan dikenal oleh masyarakat luas.