Archives

Categories

12 bagian paling penting dari lagu

Ini Bagian-Bagian Penting Saat Membuat Lagu

Sebelum kamu memulai membuat lagu ciptaan sendiri, kamu harus mengetahui dan memahami bagian-bagian penting dari sebuah karya musik.

Struktur ini adalah bagian penting yang akan kamu gunakan selama produksi lagu ciptaan sendiri. Tetapi Kamu tidak harus menggunakan semua bagian ini dan bagaimana kamu mengaturnya terserah kamu sendiri.

Berikut ini adalah bagian-bagian penting saat membuat lagu yang harus kamu perhatikan, sehingga kamu dapat menciptakan lagu yang indah dan berkesan untuk semua orang yang mendengarkannya.

Struktur atau Bagian Penting Saat Membuat Lagu

Dalam lagu umumnya terdapat terdapat 3 bagian utama yaitu Verse, Chorus dan Bridge.

1. Verse

Verse merupakan pengantar dari sebuah lagu sebelum lagu akan masuk ke bagian Chorus, atau biasa disebut juga dengan bait.

2. Chorus

Chorus merupakan inti cerita atau inti pesan dari sebuah lagu. Dibandingkan dengan verse, chorus memiliki pola nada yang lebih nyaman dan berbeda. Kord yang dimainkan di Chorus berbeda dengan yang ada pada verse.

Seperti yang dijelaskan tentang verse, chorus akan muncul setelah verse. Sementara bagian lain dari lagu akan mengikuti struktur chorus, karena chorus biasanya akan mengulangi inti lagu yang sama berulang-ulang.

Chorus merupakan bagian yang paling menarik dalam sebuah lagu, sehingga kamu perlu untuk memperhatikan komposisi chorus yang menarik dan enak didengar.

Jadi bisa dikatakan chorus adalah bagian yang penting dan membutuhkan proses arasemen musik yang baik.

3. Bridge

Bridge umumnya digunakan untuk menjembatani antara bagian pada sebuah lagu. Contoh penggunaan Bridge adalah untuk menjembatani antara verse dengan chorus atau sebaliknya.

Bridge juga bisa kita gunakan untuk menjembatani chorus dengan chorus yang nada dasarnya naik atau sering disebut juga dengan overtune/modulasi. Sehingga membuat modulasi pada lagu tidak terdengar ganjil.

Nada yang dimainkan di Bridge umumnya berbeda dengan nada yang ada pada chorus dan verse. Tetapi harus tetap menyesuaikan keselarasan dengan fungsi dari Bridge itu sendiri. Sehingga tidak membuat pergantian chorus ke verse terdengar ganjil.

Tetapi tidak semua lagu menggunakan Bridge, karena lagu yang menggunakan Reff umumnya tidak akan menggunakan Bridge.

Verse, Chorus dan Bridge merupakan bagian utama dari sebuah lagu. Tetapi selain itu, kamu juga harus mempelajari beberapa faktor lain jika ingin mengkomposisi lagu dengan lebih lengkap dan profesional.

4. Key/Akord (nada, ritme)

Serangkaian nada yang membentuk tangga nada mayor atau minor, memiliki hubungan harmonis, memiliki hubungan antara bunyi mayor dan bunyi lainnya. Itu berarti melodi, akord, dan bahkan garis bass semuanya akan dibuat dari key.

Jadi memiliki pemahaman tentang teori musik dasar sangat penting untuk kesuksesan mu saat menulis lagu. Jadi luangkan waktu sejenak dan pelajari dasar-dasar membuat lagu.

5. Melodi

Melodi merupakan urutan nada tunggal yang membentuk baris utama lagu, dan melodi adalah yang menghubungkan bagian-bagian berbeda dari lagu mu.

Bergantung pada genre yang kamu buat, melodi bisa memiliki banyak bentuk. Namun melodi seringkali menentukan warna atau ritme yang ingin disampaikan lagu tersebut kepada penontonnya. Melodi dapat digunakan sebagai pengiring di musik latar.

6. Hooks

Hooks bisa menjadi bagian kecil yang merdu, bagian dari solo, lirik dari chorus, backing vocal, atau apa pun dari lagu kamu.

Hook inilah yang membuat lagu menjadi catchy dan benar-benar melibatkan pendengar, inilah yang membuat lagu kamu melekat di ingatan pendengar.

7. Reffrein/Reff

Reff biasa dikatakan hampir mirip dengan Chorus, bedanya pada reff lebih sederhana. Reff yang memiliki makna pengulangannya umumnya menggunakan bagian lain dari Verse untuk diulang pada bagian Reff. Sehingga banyak orang salah menggap Chorus sebagai reff ataupun sebaliknya.

8. Interlude

Adalah bagian kosong pada sebuah lagu yang mirip intro, tetapi letaknya ada di tengah lagu. Interlude biasanya digunakan untuk penghubung Verse dengan Chorus atau Verse dengan verse. Pada interlude tidak terdapat syair di dalamnya.

9. Modulasi

Modulasi atau orang juga sering menyebutnya dengan Overtone. Ini adalah perpindahan nada dasar dari nada rendah ke nada yang lebih tinggi.

10. Ending

Ini adalah bagian penutup dari sebuah lagu yang berfungsi untuk mengakhiri lagu dengan cara yang smooth agar lagu saat dimainkan tidak berhenti mendadak.

Ending dapat dibuat dengan mengulang intro, bisa menggunakan bagian akhir lagu yang diulang ataupun diakhiri dengan fade out.

11. Coda

Coda dikenal juga dengan ekor yang merupakan bagian akhir dari sebuah lagu yang isinya syair dan nada yang digunakan untuk menutup lagu.

Yang membedakan dengan Bridge, coda biasanya mengambil nada dan lirik yang sudah ada pada lagu dan tidak diakhiri dengan fade out.

12. Outro

Outro adalah akhir dari sebuah lagu yang isinya hanya instrumen musik saja. Nada yang digunakan pada outro berbeda dengan nada yang digunakan sebelumnya. Atau bisa memodifikasi nada untuk mengakhiri sebuah lagu dengan nada yang lembut.

Jadi itulah tadi informasi tentang bagian-bagian penting saat membuat lagu yang perlu kamu ketahui. Bagian ini penting untuk diketahui agar proses penyusunan lagu menjadi efektif dan lengkap seperti yang diinginkan.

Setelah kamu berhasil membuat melodi lagu atau musik dengan menerapkan bagian-bagian lagu di atas, sekarang kamu bisa memulai untuk membuat lirik lagu ciptaan kamu sendiri.